Kamis, 19 Juni 2014

Risk, Response and Recovery

RISK, RESPONSE AND RECOVERY
Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu. Manajemen risiko tradisional terfokus pada risiko-risiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian, serta tuntutan hukum. Manajemen risiko keuangan, di sisi lain, terfokus pada risiko yang dapat dikelola dengan menggunakan instrumen-instrumen keuangan.
Sasaran dari pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada tingkat yang dapat diterima oleh masyarakat. Hal ini dapat berupa berbagai jenis ancaman yang disebabkan oleh lingkungan, teknologi, manusia, organisasi dan politik. Di sisi lain pelaksanaan manajemen risiko melibatkan segala cara yang tersedia bagi manusia, khususnya, bagi entitas manajemen risiko (manusia, staff, dan organisasi).

Dalam perkembangannya Risiko-risiko yang dibahas dalam manajemen risiko dapat diklasifikasi menjadi :
·         Risiko Operational
·         Risiko hazard
·         Risiko Financial
·         Risiko Strategik

Pengertian Risiko
Risiko berhubungan dengan ketidakpastian ini terjadi oleh karena kurang atau tidak tersedianya cukup informasi tentang apa yang akan terjadi.
Secara umum risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang dihadapi seseorang atau perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang merugikan. Bagaimana jika kemungkinan yang dihadapi dapat memberikan keuntungan yang sangat besar sedangkan kalaupun rugi hanya kecil sekali? Misalnya membeli loterei. Jika beruntung maka akan mendapat hadiah yang sangat besar tetapi jika tidak beruntung uang yang digunakan membeli loterei relatif kecil.Apakah ini juga tergolong Risiko? jawabannya adalah hal ini juga tergolong risiko. Selama mengalami kerugian walau sekecil apapun hal itu dianggap risiko.

Risk identification
Risiko dimulai dengan proses pemeriksaan diri. Pada tahap ini manajer mengidentifikasi aset informasi organisasi ,mengelompokkan dan mengkategorikan mereka kedalam kelompok yang berguna dan memprioritaskan mereka kedalam kelompok yang berguna dan memprioritaskan mereka dengan kepentingan mereka secara keseluruhan.

Risk Assessment
Menilai risiko relatif untuk setiap kerentanan dicapai melalui proses yang disebut penilaian risiko.  Penilaian risiko menetapkan peringkat risiko atau skor untuk setiap kerentanan tertentu.

Firewall
perangkat yang mencegah jenis informasi tertentu yang bergerak antara dunia luar, yanng dikenal sebagai jaringan tidak dipercaya(misalnya, internet)dan dunia dalam, yang dikenal sebagai jaringan terpercaya.
Firewall mungkin sistem komputer yang terpisah, layanan berjalan pada router atau server yang ada, atau jaringan terpisah yang berisi sejumlah perangkat pendukung.
Quantitative and Qualitative

Quantitative risk analysis : Menjelaskan risiko skenario dan kemudian tahu apa yang memberikan dampak pada acara akan di operasi bisnis.
Qualitativ risk analysis : menjelaskan dalam istilah keuangan dan menempatkan nilai dolar pada semua elemen dari risiko.

Calculating Quantified Risk
1.      Calculate the asset value (AV)
2.      Calculate the exposure factor(EF)
3.      Calculate the single loss expectancy(SLE)
4.      Determine how to often a loss is likely to occur every yeaar
5.      Determine annualized loss expectancy(ALE)

Planning to survive
Perencanaan dari bencana adalah bagian dari business continuity managemen (BCM):
1.      Business continuity plan (bcp)
2.      Disaster recovery plan(DRP)


Contoh kecelakaan :
1.      Cuaca buruk
2.      Aktifitas kriminal
3.      Teroris
4.      Kegagalan aplikasi

The important terminology
1.      Business impact analysis(BIA)
2.      Critical Business Function(CBF)
3.      Recovery time objective(RTO)
4.      Recovery poin objective (RPO)
5.      Emergency operation center(EOC)

Backing up data dan applications

Tipe-tipe backups :
1.      Full backups
2.      Differential backup
3.      Incremental backup

Recovery from disaster
Disaster recovery plan melakukan 3 hal :
1.      Membuat emergency operations center (EOC) sebagai alternatif lokasi dari BCP atau DRP akan jadi terkoordinasi dan terimplementasi.
2.      EOC manager.
3.      Mengingatkan bahwa manejer harus menyampaikan kecelakaan adalah bencana.